September 3, 2008
Minggu 31 Agustus 2008, 1 hari menjelang 1 Ramadhan saya, cak Prie dan cak Anank , mendapat kesempatan memenuhi undangan calon pengelola Wisata Bike Park untuk acara launching arena off road bike diseputaran Surabaya Selatan (tepatnya dilokasi perumahan mewah Wisata Bukit Mas)
Menurut pengelola , bahwa arena trek off road bike ini adalah yang pertama di indonesia dan nantinya kira2 3,5 hektare lokasi yg dipersiapkan untuk memanjakan off roader. 3 macam trek yang disediakan antara lain untuk family, pemula off dan ahli. Namun saat ini trek yg sudah siap adalah trek off road untuk para pemula dengan panjang lintasan kira2 2,5 km.
Sebelum mencoba trek wisata bike park ini, kami para bikers di ajak pemanasan ke sekitar pakuwon dan lokasi off road alami bukit ular pp (kurang lebih 8 km cukuplah untuk pemanasan). Sajian sarapan pagi kotak masakan Padang menjadi pengganjal perut pagi ini dengan sedikit nyanyian biduan dangdut mengantar para off roader menjajal trek.
Sayapun mencoba Giant XtC Team untuk mengarungi trek. Rasa nggak PD saya dr awal karena memang ban yang saya gunakan sangat tdk mendukung / menaklukan rute yang ada (ban cheng 1.5 type on road). Sedangkan idealnya disarankan untuk menggunakan ban off road min ukuran 2.1 type off road.
Oh, ternyata rute 2,5 km tdk mudah juga untuk ditaklukan, beberapa kali saya terpaksa turun kaki ketika melewati rute berpasir sedangkan untuk tanjakkan/ turunan cukup mudah untuk dilalui. Belum lagi terik matahari sekitar pk. 10 dan gersangnya lokasi cukup memerahkan pipi dan mengeringkan kerongkongan. Kurang lebih 3 menit waktu yang saya perlukan untuk menaklukan 1 putaran ini, sedangkan rekor tercepat 1 menit 58 detik .
Leave a Comment » |
Sepedah'an |
Permalink
Ditulis oleh gembud
Agustus 11, 2008
Hobby yang satu ini , saat ini banyak dilakoni oleh sebagian masyarakat. Tidak mengenal asal muasal, golongan, pekerjaan atau apapun tumpek blek bertemu dalam kebersamaan.
Tidak ada obrolan yang menarik selain ngomongin rute perjalanan touring, meski sebetulnya rute yang telah dilalui tidak biasa atau terlarang untuk orang-orang yang kurang nyalinya. Jarak tempuh sebetulnya nggak lebih dari 23 km, namun total waktu yang dibutuhkan selama touring nggak kurang dari 4 jam.
Berangkat dari alun-alun kota Trenggalek sekitar pukul 06.20 , rangkaian tour de city (di seputaran kota nggak lebih dari 6 km). Pagi itu geliat kota Trenggalek masih belum begitu nampak, itu ditandai dengan masih belum banyaknya toko-toko yang membuka pintu. Angin pagi itu cukup terasa sedikit dingin , khususnya bagi mereka yang biasa tinggal kota dengan segala kepenggapan dan polusinya.
Memasuki km 7, jalanan sudah mulai suasana pegunungan sudah mulai terasa. Jalanan beraspal dilalui sudah mulai terlepas batu-batunya. Sebagian bikers sudah bergumam .. wuih mulai rek” . Gelondongan kayu terlihat di kanan_kiri pintu masuk sebuah bukit , suasana kering mulai terlihat. Kembali teringat aku kejadian banjir di kota Trenggalek 1_2 tahun kemarin, apa gara-gara bukit/ hutan banyak di gunduli yach ??? Wis embuh nggak eruh aku …
Jalan sedikit menanjak, beberapa bikers dapat aku lalui – namun nggak sedikit pula yang mendahului aku. Maklum untuk urusan jalur tanjakkan, hem aku siap koq minggir sedikit untuk memberi jalur yang lain. Di depan sudah mulai nampak sebagaian bikers yang mulai kehabisan tenaga … Dengan alasan seperti lainnya
Leave a Comment » |
Sepedah'an |
Permalink
Ditulis oleh gembud