Memahami Ketaqwaan secara benar

Ust. Abdul Aziz

25 Ramadhan 1429H

 

Taqwa menurut Al Ghazali :

1.       Adanya rasa takut dan segan kepada Allah

2.       Adanya ketaatan dan pelaksanaan ibadah

3.       Bgm mensucikan hati dari dosa

 

1. Adanya rasa takut dan segan kepada Allah

 

Al Lukman 33

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.

 

Al Imran 133-134

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

 

Rasa takut  :

* adanya kontrol utk pencegahan terhadap hal2 yg dilarang Allah

* tanamkan rasa takut kepada Allah dimanapun berada –

     contoh : kisah penggembala yg ingin dibeli kambing peliharaannya

                   sahabat yg mensedekahkan

 

 

2. Adanya ketaatan / keimanan dan pelaksanaan ibadah

 

Takwa — diberikan jalan keluar kehidupan

 

At Thalaq 2-3

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar

Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

 

 

Takwa / keimanan — pasti diuji / ada hikmah

Al Baqarah 155-156

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”

 

Yakin akan pertolongan Allah  – dg  dzikir yg benar / doa yg sungguh2

 

Al Baqarah 186

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran

 

Menyebut nama Allah dengan lemah lembut

Al A’raaf 205

Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.

Al Mu’minuun 1-2

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,

(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya

 

 

3.Bgm mensucikan hati dari dosa (taubat)

 

Berdoalah untuk meminta ampunan Allah —-

 

Doa malaikat kpd Allah agar tdk dikabulkan doa orang yg berdoa jk :

1.       anak yg masih durhaka kepada ortu (kandung/ mertua/ guru)

2.       istri yg belum meminta maaf kepada suami

3.       sesama  muslim belum meminta maaf

 

Al Hujurat 10

Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

Al Isra’ 23

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia

 

 

Tinggalkan Balasan