Blusuk’an di Trenggalek

 

 Hobby yang satu ini , saat ini banyak dilakoni oleh sebagian masyarakat. Tidak mengenal asal muasal, golongan, pekerjaan atau apapun tumpek blek bertemu dalam kebersamaan.

Tidak ada obrolan yang menarik selain ngomongin rute perjalanan touring, meski sebetulnya rute yang telah dilalui tidak biasa atau terlarang untuk orang-orang yang kurang nyalinya.  Jarak tempuh sebetulnya nggak lebih dari 23 km, namun  total waktu yang dibutuhkan selama touring nggak kurang dari 4 jam.

Berangkat dari alun-alun kota Trenggalek sekitar pukul 06.20 , rangkaian tour de city (di seputaran kota nggak lebih dari 6 km).  Pagi itu geliat kota Trenggalek masih belum begitu nampak, itu ditandai dengan masih belum banyaknya toko-toko yang membuka pintu.   Angin pagi itu cukup terasa sedikit dingin , khususnya bagi mereka yang biasa tinggal kota dengan segala kepenggapan dan polusinya.

         Memasuki km 7, jalanan sudah mulai suasana pegunungan sudah mulai terasa.  Jalanan beraspal dilalui sudah mulai terlepas batu-batunya. Sebagian bikers sudah bergumam .. wuih mulai rek” .  Gelondongan kayu terlihat di kanan_kiri pintu masuk sebuah bukit , suasana kering mulai terlihat.  Kembali teringat aku kejadian banjir di kota Trenggalek 1_2 tahun kemarin, apa gara-gara bukit/ hutan banyak di gunduli yach ??? Wis embuh nggak eruh aku …

          Jalan sedikit menanjak, beberapa bikers dapat aku lalui – namun nggak sedikit pula yang mendahului aku.  Maklum untuk urusan jalur tanjakkan, hem aku siap koq minggir sedikit untuk memberi jalur yang lain.  Di depan sudah mulai nampak sebagaian bikers yang mulai kehabisan tenaga … Dengan alasan seperti lainnya

Tinggalkan Balasan